Kamis, 19 Januari 2023

Daftar klip (lagi)

 Bismillahirrahmanirrahim

Setelah beberapa hari mengisi link pendaftaran klip 2023, baru hari ini bisa setoran perdana. Sekian kali mencoba mulai menulis, sekian kali juga rasa malas menghentikannya dengan dalih menunggu waktu luang. Meski ada beberapa ide yang menari-nari di kepala. 

Dalam menulis yang dibutuhkan bukanlah waktu luang, tapi meluangkan waktu untuk menulis.  Meski menulis merupakan sebuah kebutuhan bagi saya, namun godaannya sungguh menantang. 

Mendaftarkan diri kembali di kelas literasi Ibu Profesional merupakan langkah awal saya untuk kembali membiasakan diri sekaligus menantang diri untuk membiasakan menulis setiap hari. 


Berbicara tentang klip, klip itu merupakan singkatan dari kelas literasi Ibu Profesional. Merupakan sebuah wadah bagi perempuan baik member maupun bukan member Ibu Profesional yang ingin belajar tentang literasi, terutama belajar menulis secara konsisten. Kelas ini berlangsung selama satu tahun. Wow, amazing kan?? Tidak hanya itu, di klip juga ada review buku, sharing kepenulisan dan banyak lagi yang lainnya. Semoga bisa lulus di akhir tahun nanti, dan goals ku di tahun 2023 yang berhubungan dengan menulis bisa tercapai.


Mengawali tahun 2023 dengan berbagai resolusi, salah satunya menulis setiap hari. Membangun sebuah kebiasaan baru membutuhkan perjuangan yang lebih, agar bisa konsisten. Klip menjadi pilihanku sebagai media  yang selalu menyemangati ku untuk terus menulis. Dulu pernah konsisten menulis dan mendapatkan badge tertinggi di klip. Namun hal itu tidaklah bertahan lama. Kemungkinan penyebabnya adalah motivasiku saat itu yang ingin melakukan writing healing. Setelah terasa agak lega, maka kebiasaan itu tak lagi berlanjut. Semoga motivasi menulis kali ini yang berhubungan dengan goals ku akan lebih memotivasi untuk jangka waktu yang lebih panjang dan menjadi kebiasaan baikku. Kabiasaan yang akan menghasilkan karya yang kelak menjadi legacy untukku. 

Disamping itu menulis bagiku juga sebagai sarana mengikat ilmu dan sebagai rekam jejak belajarku. 


Platform tempat menuangkan tulisan untuk setoran di klip ada beberapa media yang di izinkan dan aku memilih blog sebagai wadahnya. Sepertinya aku lebih nyaman menulis di sini. 


Tekadku mulai hari ini dan seterusnya aku akan konsisten menulis. Menulis dengan bahagia. Menulis itu juga membahagiakan. Menulis itu menantang untuk bisa kutaklukkan.

Bismillah, dengan izin Allah ku awali niat baik ini.

#klip2023

#hari1

#januari2023

#KelasLiterasiIbuProfesional

Jumat, 24 Desember 2021

Jurnal perjalanan di Kampus Ibu Pembaharu

 Alhamdulillah bisa sampai di materi terakhir kelas bunda saliha. Sebuah perjalan yang masih awal sebenarnya dalam aksi sosial yang kami buat.

Tim kami merupakan tim keluarga, saya dan suami yang merasakan ada permasalahan yang sama yang kami alami dalam mendidik buah hati kami tercinta. Berangkat dari kegalauan terhadap perkembangan anak  yang mulai beranjak akil baligh dan pra akil baligh. Dalam Islam akil dan baligh itu tidaklah terpisah, tapi merupakan satu kesatuan. Namun pada kenyataannya saat ini terjadi kesenjangan antara akil dan baligh, baligh semakin cepat sedangkan akil semakin lambat. 

Untuk itu kami sebagai orang tua menjadikan  masalah ini sebagai tantangan dan mengubahnya menjadi sebuah solusi dalam sebuah aksi. Setelah menyelami masalah secara mendalam, maka kami mengangkat problem statement akil baligh yang tidak selaras. goal kami bagaimana menyelaraskan akil dan baligh sehingga terbentuklah pemuda yang tangguh. Pemuda yang mandiri, penuh tanggungjawab dan menjadi bagian dari solusi. 

Tahapan aksi yang kami lakukan adalah dengan memulainya dari diri kami sendiri. Kami menyatukan visi dalam membersamai anak-anak kemuadian belajar tentang tahapan perkembangan akil baligh, komunikasi produktif dengan anak usia pra dan akil baligh.  melakukan pengamatan terhadap anak-anak, ngobrol bareng sehingga kami mengetahui PR kami dalam perkembangan mereka. 

Ada 3 hal yang penting yang menjadi perhatian kami terhadap perkembangan anak-anak, dari segi ibadah, kemandirian dan  tanggung jawab. 

Berdasarkan tahapan perkembangan anak usia pra dan akil baligh serta PR ini maka kami menyusun kurikulum personal buat anak-anak. 

Setelah memastikan apa yang kami lakukan bekerja untuk kami dan merasakan progresnya bagi kami sebagai orangtua dan perubahan pada anak-anak kami, maka di tahapan selanjutnya kami akan share pengetahuan dan pengalaman kami tersebut terhadap lingkungan sekitar. Mencoba berbagi dengan para orang tua yang mengalami persoalan yang sama dengan kami. Selanjutnya meluaskan dampak dengan sharing secara online.

Saat ini tahapan kami baru sampai pada penerapan kurikulum personal yang kami buat. masih panjang perjalanan yang mesti kami tempuh. Konsisten dan komitmen kami sebagai orang tua sangat dibutuhkan demi melahirkan generasi yang tangguh. Orang tuanya lah yang mesti tangguh terlebih dahulu. Saya sangat optimis apa yang kami lakukan akan memberikan dampak bagi anak-anak kami. Dan itu menjadi modal kami untuk terus belajar dan bersabar. Semua itu butuh proses. 


Sebagai mahasiswa di kampus Ibu Pembaharu, diawal saya sudah menetapkan kriteria kelulusan saya; 

1. Mampu menyelesaikan satu persoalan hidup saya. ✔

2. Belajar tentang parenting terutama yang berkenaan dengan pendidikan akil baligh setiap hari, berdiskusi dengan suami dan menuliskannya. ✔

3. Mengerjakan jurnal dengan sungguh-sungguh dan tepat waktu✔


Selesainya perkuliahan di kampus ibu pembaharu bukanlah akhir dari sebauh pembelajaran, namun awal untuk terus melangkah ke tahap selanjutnya. selesainya perkuliahan bukan berarti selesai pula project ini. Project ini merupakan project kehidupan kami untuk masa depan, tak hanya di dunia, namun tanggung jawab akhirat terhadap amanah sebagai orang tua. 

Semoga Allah beri kekuatan untuk kami menjalankan amanah ini, amanah terhadap anak kandung dan tanggung jawab sosial menciptakan lingkungan yang baik melalui aksi sosial ini.

Konferensi Ibu Pembaharu

Konferensi Ibu Pembaharu yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional yang berlangsung secara virtual selama 6 hari. Mulai tanggal 17 - 22 Desember 2021. Konferensi yang menghadirkan  14 narasumber yang sangat menginspirasi dan kompeten di bidangnya masing-masing. Mereka berhasil mengubah masalah menjadi tantangan, fokus pada solusi dan akhirnya bisa meluaskan dampak pada masyarakat luas. Konferensi diisi dengan 22 sesi acara, 1000private audiens, serta mengundang lebih dari 10.000 member aktif Ibu Profesional.

Di hari pertama konferensi, saat memasuki gedung virtual konferensi, saya sanga terkagum-kagum dengan kreativitas panitia. Ada lobby,convention hall, exibition hall, SKUI hall (Semesta Karya Untuk Indonesia) yang bisa diakses 3 dimensi 360 derjat, serasa nyata adanya. Lengkap dengan perabot dan ornamen hiasan yang menawan.

Bisa jalan jalan virtual di ruang pameran, bisa belanja ide, juga belanja barang beneran. Sungguh kerja yang luar biasa dari perempuan dari rumah untuk dunia.

Menyaksikan satu persatu pemaparan narasumber, mata ini berbinar, semangatku terpantik. ide-ide menari-nari di benakku.
Bismillah, bertepatan dengan akhir tahun, dengan energi tinggi menyusun langkah dan strategi menyongsong tahun baru 2022.






Selasa, 07 Desember 2021

Review Jurnal Materi 7

 Pada jurnal review materi 7 ini berjodoh dengan mba Inggil Windiarti dengan congklak projectnya. Dari jurnal disebutkan bahwa aktivitas congklak project mengedukasi para ibu melalui zoominar serta mengadakan challenge. 

Berikut review saya untuk jurnal mba Inggil. Semoga berkenan. 





Ternyata mereviuw materi 7 ini tidaklah lebih mudah dari membuat jurnalnya sendiri. Saya bolak balik memahami lagi materinya dan melihat jurnal. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam memberikan umpan balik. Semoga sukses dengan project yang kita lakukan dan memberikan impact yang lebih luas. 








Selasa, 30 November 2021

ApresiAksi, jurnal 7

 Materi ke 7 merupakan tahapan ApresiAksi. Menganalisis dampak sosial dari aksi yang sudah dilakukan. 

Aksi yang kami lakukan baru aksi kecil. Aksi untuk keluarga kami. Bagaimana saya dan suami bisa satu visi dalam pendidikan anak terutama pendidikan akil baligh yang sedang kami dalami. dalam tahapan belajar memahami segala sesuatu tentang pendidikan akil baligh ini, kami mencoba merancang kurikulum untuk ketiga anak kami. Karna lingkupnya baru keluarga kecil kami, maka apakah perlu untuk menganalisa dampaknya? Berikut analisanya yang kami tuliskan di template. Yang menerima dampak tentunya anak-anak kami dan kami yang juga terlibat dalam aksi ini.

Berikut teory of change aksi kami. Semoga aksi kecil ini akan terus berkembang dan berdampak. 

        

        




Dalam melakukan aksi ini, kami jadi lebih sering membicarakan tentang perkembangan anak-anak dengan lebih detil. Pengetahuan dan pengalaman semakin bertambah. Semakin banyak belajar semakin banyak kekurangan yang dirasa. Terkadang timbul celetukan, kenapa tidak dari dulu kami melakukan hal ini. Namun tak ada kata terlambat, semoga kami bisa membayar hutang-hutang pengasuhan sehingga anak-anak bisa memasuki usia balighnya sejalan dengan akilnya.

Anak-anak pun terlihat lebih percaya diri, dan mandiri. terutama anak kedua dan ketiga. sedangkan anak pertama memberikan kami pelajaran dan pengalaman baru dalam tahap perkembangannya. Hal yang semula direncanakan ternyata mesti berganti strategi. Melihat perkembangan yang terjadi maka kami memutuskan untuk fokus ke anak pertama tanpa mengabaikan adik-adiknya. 

Untuk Stop, continue dan start nya, kami mencukupkan pengamatan tentang "PR hutang pengasuhan" terhadap anak-anak, kaena kami sudah mempunyai catatannya. Kami akan meneruskan belajar, karena mendidik itu merupakan sesuatu yang dinamis, selalu berkembang. Terus berkreasi dalam membersamai anak-anak. Karena adanya perubahan strategi, maka kami tidak intens dulu dalam sharing di sosmed. kami fokus pada aksi dan memastikan kalau aksi tesebut bekerja untuk kami. kami merencanakan untuk mulai sharing di medsos pada bulan ke 6 nantinya. 

Semoga langkah kecil kami ini akan membawa peubahan pada diri kami dan keluarga serta lingkungan sekitar. Lingkungan memberi pengaruh besar terhadap anak usia pra akil baligh, mereka lebih suka berkumpul bersama teman-teman mereka, bagaimana mereka bisa mewarnai dan bukan terwarnai.
Aamiin ya Allah berkahilah...  

Selasa, 02 November 2021

Review materi 6

Pada reviuw kali ini saya berjodoh dengan mba Ratih Widuri dari regional Bandung yang tergabung dalam tim RUMABAR, seRU berMAin BERsama. Tim Mba Ratih membuat lembar aktivitas bermain bersama anak. Tim mba Ratih sudah merencanakan agenda sampai tahun depan yang puncaknya mengadakan challenge . Semoga apa yang sudah direncanakan oleh mba Ratih dan tim berjalan lancar dan sukses.










Selasa, 26 Oktober 2021

Materi 6, Aksi untuk Solusi

 Bismillahirrohmaanirrohiim...

Pada materi keenam ini saatnya beraksi. Melakukan aksi untuk menjalankan solusi. 

DIsaat memasuki tahapan ke 6 ini, tim kami yang hanya berdua saya dan suami,  

menghadapi banyak tantangan dalam menyelesaikan project terutama tantangan yang

 berkaitan dengan waktu. Saya agak kebingungan sendiri, karena suami sedang sibuk.

 Namun dengan terus menguatkan tekad dan kemauan kami mencoba bertahan untuk lanjut.

 Disela kesibukan kami mencoba untuk tetap meluangkan waktu berdiskusi. Semoga

 kedepannya Allah mudahkan dalam melanjutkan project ini. Project yang betul-betul kami

 butuhkan solusinya demi menunaikan amanah sebagai orang tua dari anak-anak yang

 sedang beranjak akil baligh. 

dari jurnal sebelumnya kami memfokuskan pada penanaman akidah dan ibadah yang benar,

 mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab sebagai ciri akil baligh. Namun setelah

 membaca dan belajarlebih banyak, maka kami mencoba lebih memahami terlebih dahulu

 bagaimana tahapan perkembangan usia akil baligh. Setelah itu kami melakukan pengamatan

 terhadap anak-anak untuk melihat PR kami dalam perkembangan mereka. Berdasarkan PR

 atau hal yang belum terpenuhi oleh perkembangan anak kami tersebut, maka disusunlah

 kurikulum pendidikan keluarga untuk ketiga anak kami. 

Berikut to do list sampai pertengahan november serta Gantt Chart dan Hunting kami.










Semoga  Allah mudahkan menuju tahap selanjutnya. 
Aplikasi manajemen projek ClickUp Team yang sedang saya pelajari semoga bisa bekerja untuk tim kami.